Tanggal : 17 Mei 2025
Beli bunga plastik seharga Rp 60 ribu di Nando flourist jl. Raya Industri pasir gombon cikarang,lalu ditanam dipusara Frica Marhaeni Sinaga. Semula aku beli dua warna (Merah dan Putih), tapi mengingat Pin bank Nobu 106922 ada 3 orang, lalu beli satu warna lagi menjadi (Merah, Putih, dan Pink), ketiga warna ini yaitu Merah, Putih dan Pink mewakili : Manguliman, Frica, Febrita.
"PESAN PERTAMA FRICA"
Jual rumah kita. Abang pulang ke Lampung atau ke Kampung. Cari perempuan yang bisa urus abang dan kawinlah tapi uangnya abang yang pegang, biar bisa untuk hidup abang. (Abang mungkin pulang kampung dek, rasanya tidak ada yang bisa abang lakukan di Cikarang ini).
"PESAN KEDUA FRICA"
Abang kawin dengan mamak Sabrina untuk mengembangkan usahanya. (Sudah abang lakukan pesanmu dek, tapi mama Sabrina tidak mau nikah lagi, itu jawabanya).
ROH/JIWA DAN TUBUH.
Menurut Alkitab Roh/Jiwa orang meninggal akan kembali kepada Allah. Roh/Jiwa manusia berada dibawah kuasa Allah sehingga ketika manusia meninggal Roh/jiwa-nya akan kembali kepada Allah. namun tubuh orang meninggal kembali berdiam dikubur "tertidur".
Tubuh Frica Marhaeni Sinaga sudah menjadi debu dan kembali menjadi tanah. karena dari tanah liatlah, Tuhan membentuk dan menciptakan manusia pertama (Adam & Eva).Dan manusia sekarang adalah keturunanya.
Tapi Roh/jiwa Frica Marhaeni Sinaga kembali kepada yang mengaruniakan Roh/Jiwa. Roh/Jiwa-nya bersemayam di Firdaus, menunggu kedatangan Tuhan Jesus yang keduakalinya, karena kemenangan-Nya atas dosa dan maut.
Ketika Tuhan Jesus datang yang kedua kalinya nanti, barulah Tubuh Frica Marhaeni Sinaga dipersatukan kembali dengan Roh/Jiwa memakai tubuh kemuliaan, agar dia dapat menembus ruang dan waktu serta naik ke sorga seperti Tuhan Jesus.
Maka saat itulah hak prerogatif Tuhan berkuasa memasukkan dia ke sorga, karena selama di bumi dia melayani Tuhan.
Frica Marhaeni Sinaga selama hidupnya di bumi, melayani Kristus melalui mengajar anak Sekolah Minggu.
Dia tidak mengumpulkan harta di bumi , Seperti punya rumah yang bagus, mobil yang mewah , perhiasan yang mahal, dan lain-lain.
Tetapi dia mengumpulkan harta yang kekal di sorga. Karena di disorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkarnya serta mencurinya.
Oleh sebab itu dia melayani tanpa pamrih di bumi.
Makamnya aku renovasi bukan sebagai perhiasan, atau supaya dikunjungi banyak orang , tetapi supaya makamnya tidak ditimpa makam orang lain, sekaligus makamnya sebagai tanda orang percaya dan pengikut Kristus.
Ucapannya pada tengah malam jam : 03.00 WIB menjelang subuh , mengingatkanku sebelum dia pergi , dia berkata:
"Aku mau pergi bang
, jangan menangis iya bang"
Ternyata itulah kata-kata terakhir diucapkannya, aku bangun pagi dia sudah tidak ada lagi.
Tenanglah jiwa dan Roh mu di Firdaus.
Kalau sudah tiba waktunya, aku juga akan kembali kepada-Nya yang mengaruniakan Rohku, hanya menunggu giliran saja.
Terima kasih.
Tuhan Yesus memberkati kita semuanya. Amin.





